Sepoi angin menghadirkan ketenangan pada malam hari Seoul.
Meniupkan bisikan-bisikan memori yang lama terendap. Membaurkannya bersama
kerinduan tak berujung. Menggores kembali luka yang tak pernah pulih.
Tampilkan postingan dengan label fiction. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label fiction. Tampilkan semua postingan
Minggu, 08 November 2015
Minggu, 04 Oktober 2015
Tugas Bahasa Indonesia 3 : Cerpen "Of The Beach and Her Story"
Of The Beach and Her
Story
Nurul Cholifah’s
story line.
Inspired by Juniel –
Illa Illa
Van (OC) & Jill
(OC) ; Angst ; 1000+ words
Masih kuingat dengan jelas, musim gugur pertamaku di Busan.
Ketika itu, kamu melihatku yang sedang duduk di teras rumah. Kamu memandangku
sambil mengerutkan dahi, begitu serius sampai kamu lupa sedang mengendarai
sepeda. Naasnya, sebuah batu yang cukup besar menginterupsi laju sepedamu
hingga kamu jatuh tersungkur. Aku yang khawatir lalu menghampirimu, bertanya
apakah kamu baik-baik saja. Kamu langsung berdiri seolah lecet di kakimu
bukanlah apa-apa, berkata bahwa kamu baik-baik saja kemudian masuk ke rumahmu
dengan gelagat panik, meninggalkanku secepat angin bersama aroma susu cokelat
yang menguar di indera penciumanku.
Label:
fiction
Minggu, 13 September 2015
Untittled
Just a short story with unnamed casts
Angin musim gugur menerbangkan beberapa dedaunan kering ke
arah timur, bermain dengan helaian rambut seorang gadis yang sedang berjalan
dengan tenang. Menyusuri jalan yang begitu familiar membuat si gadis
menyunggingkan senyum tipis.
Label:
fiction,
slice of life
Langganan:
Postingan (Atom)